TAUSIYAH SINGKAT SANTRI PPUI ACEH GAYO LUES

oleh -2.265 dilihat

Aceh, 07 Rabi’ul Awwal 1438 H (07/12/16). Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah (PPUI) Aceh, yang berada di kabupaten Gayo Lues Aceh Tenggara ini, seperti biasanya menjalankan aktifitas kegiatan ibadah belajar dan mengajar (KIBM) sebagai bentuk ibadah kepada Allah yang maha memberi ilmu pengetahuan.

Kegiatan tersebut merupakan rutinitas bagi para santri yang ada di pondok pesantren Ukhuwwah Islamiyyah Aceh dalam membentuk karakter mujahid dan mujahidah tangguh yang akan meneruskan perjuangan Kekhalifahan Islam di masa yang akan datang.

Dalam hal ini, terlihat salah satu santri di pondok PPUI Aceh Gayo lues tersebut sedang memberikan tausiyah singkat kepada teman-temannya santri yang lain dengan penuh semangat dan kepercayaan diri dalam menyampaikan materi yang sudah disusun sebelumnya.

Tausiyah singkat tersebut digelar ba’da shalat ashar, dan sudah menjadi program rutin pula bagi anak anak santri yang sedang belajar dalam memberikan tausiyah, serta melatih mental santri agar siap menjadi seorang da’i yang handal dan jujur dalam penyampaian.

Selain itu, para santri yang belajar di pondok pesantren Ukhuwwah Islamiyyah Aceh Gayo lues tersebut, tidak hanya belajar memberikan tausiyah secara bergulir saja, namun turut pula mengumandangkan adzan pada saat shalat fardu digelar secara bergulir.

Kali ini, Muhammad Faqih Pasaribu yang mendapat giliran untuk menyampaikan tausiyah singkat yang berjudul “Kesucian Hati”.

“Selaku kaum muslimin, sudah sepatutnya kita saling mensucikan hati dan tidak berburuk sangka kepada saudara sesama muslimin, seperti yang tergambarkan dari kisah sahabat yang masuk surga dengan amalan – amalan sederhana, yang justru mengantarkan kedalam surga yang mengalir sungai – sungai yang indah di dalamnya”.

Hal tersebut menjadi kesimpulan rangkuman singkat yang disampaikan oleh adinda muhammad Faqih pasaribu dalam tausiyahnya yang berjudul “kesucian hati”

Laporan : M. Ardiansyah Al Anshori, Medan