,

SANTRI PPUI BEKASI IKUTI KEJURDA PERGURUAN BELADIRI LEBAH PUTIH JAWA BARAT

oleh -942 dilihat

Dua belas orang santri Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah Bekasi mengikuti Kejuaraan Daerah Perguruan Bela Diri Lebah Putih (PBLP) Jawa Barat yang diselenggarakan di Gedung Ikatan Warga Saniangbaka (IWS) Cibitung Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada 5-6 Oktober Juli 2019. Pelatih  PBLP PPUI Bekasi, Revi Saputra menuturkan, ada 12 santri sebagai atlit yang mengikuti turnamen perdana ini.

“Event ini perdana yang diikuti oleh para santri di tahun ini. Pesertanya sebanyak 12 dengan kategori yang diikuti seni beregu garanjibah satu, seni tunggal garanjibah satu, kategori tarung kelas remaja sampai kelas dewasa.” kata Revi di Gedung IWS Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 5  Oktober 2019.

Ia melanjutkan, tournament ini merupakan yang pertama yang diikuti oleh para santri dari Kejurda PBLP dengan persiapan yang matang dengan latihan kurang lebih selama dua bulan secara berkesinambungan. 

“Tujuan santri mengikuti event ini untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat santri dalam seni ilmu beladiri dan melatih mental mereka agar terbiasa tampil di muka umum.” ujarnya. 

Event kejurda yang sejatinya diadakan satu kali dalam setahun ini diikuti oleh kurang lebih 120 peserta dari seluruh cabang Perguruan Bela Diri Lebah Putih yang berada di seantero pulau Jawa.

Adapun yang berhasil menyabet juara dalam event kali ini adalah sebagai berikut:

  1. Syi’ar Dinan Al Badi berhasil meraih juara ke dua kategori tanding kelas A remaja.
  2. Ardika Nugraha berhasil meraih juara satu kategori tanding kelas B remaja.
  3. Egi Tuhasbar berhasil meraih juara satu kategori tanding kelas C remaja.
  4. Rifki Fillaah berhasil meraih juara satu kategori tanding kelas A Dewasa.
  5. Revi Saputra meraih juara satu kategori tanding kelas B Dewasa.
  6. Hazman Liqo meraih juara tegori tanding kelas E Dewasa.

Pada event kali ini ada yang menarik perhatian peserta dan hadirin dengan hadirnya sebuah tema yang terpampang di banner “Di gelanggang kita bertanding, di majlis kita bersanding.” Sebuah tema yang sarat makna akan arti dari kejurda yang diadakan pada kali ini begitu yang berpesan untuk sebuah keakraban dalam ukhuwwah islamiyyah.

Laporan Muhammad Firdaus