,

KHALIFAH TINJAU CIKAL BAKAL PONDOK PESANTREN UKHUWWAH ISLAMIYYAH DI SUKABUMI

oleh -2.543 dilihat

Sukabumi – Khalifah / Amirul Mu’minin Syaikh Abdul Qadir Hasan Baraja’ yang mendapatkan pengawalan dari para pendekar Perguruan Pencasilat Lebah Putih (PBLP) Cabang Bekasi tersebut bertolak dari Bandar Lampung menuju Sukabumi dalam rangka melakukan peninjauan lokasi cikal bakal PPUI di pondok Pesantren Al-Amin yang beralamat di kampung Cihuni desa Cikembar kabupaten Sukabumi Jawa Barat yang statusnya kini sudah menjadi milik jamaah Khilafatul Muslimin, pada Ahad, 18 Jumadil Ula 1439 H.(04/02/2018).

Namun sebelumnya Khalifah / Amirul Muminin transit di PPUI Bekasi dalam rangka menjenguk Ummi Helmi yang sedang dalam keadaan sakit. Tiba di PPUI Bekasi pada pukul 15.30 WIB yang disambut oleh para pengurus pondok beserta para santri yang sebelumnya sudah menunggu. Setelah shalat ashar dan bertemu dengan Umi Helmi Khalifah langsung melanjutkan perjalanan menuju Sukabumi dan sampai ditujuan pada malam hari disambut langsung oleh pimpinan ponpes Al-Amin Ustadz Mohammad Mukhliansyah beserta jajarannya.

Pada pagi harinya Khalifah / Amirul Mu’minin mengadakan peninjauan di area tanah dan bangunan pondok. Ada sejumlah catatan yang disampaikan oleh Khalifah setelah beliau meninjau secara langsung lokasi cikal bakal PPUI tersebut diantaranya.

  1. Luas tanah 9.000 meter persegi dengan rincian tanah hak milik yang sudah diserahkan kepada pengelola pondok yang selanjutnya diserahkan kepada Khilafatul Muslimin seluas 6.000 meter persegi dan 3.000 meter persegi status tanah masih hak garap.
  2. Kondisi bangunan dan pasilitas yang ada sudah cukup layak untuk daya tampung sekitar 40 santri yang terdiri dua bangunan untuk asrama, kantor dan ruang belajar serta ada sebuah masjid yang bisa difungsikan untuk pusat kegiatan para santri. Serta adanya sarana sanitasi yang cukup memadai.
  3. Setelah melihat kondisi lingkungan dan paslitas yang ada maka khalifah menyimpulkan bahwa lokasi tersebut pada tahun pembelajaran yang akan datang sudah bisa difungsikan untuk proses Kegiatan Ibadah Belajar dan Mengajar (KIBM) dan seluruh kegiatan kepondokan.

Setelah selesai melakukan peninjuauan Khalifah Bersama rombongan kembali ke Bekasi dan langsung kembali pulang ke kota Bandar Lampung.

Laporan Muhammad Firdaus