,

POINT TAUSIYAH KHALIFAH DI HADAPAN PENGURUS, PARA MUDARRIS DAN MUDARRISAH PPUI BIMA

oleh -1.902 dilihat

Bima Sanolo, 16 Rabiul Akhir 1439 H. ( 4/01/18 M). Pada bulan Rabiul Akhir ini Khalifah / Amirul Mu’minin mengadakan agenda safari dakwah ke wilayah timur Indonesia. Ada sejumlah tempat yang dikunjungi mulai dari struktural kewilayahan, Umul Quro, Kemas’ulan dan Pondok pesantren. Seperti yang terpatau pada pada kamis, 16 Rabiul Akhir 1439 H pukul 16:00 sampai 17:30. Khalifah sedang memberikan tausiyah di hadapan para mudarris dan pengurus Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah (PPUI) Bima.

Sebagaimana kami lansir dari akun facebook Muhammad Anhar II yang mengutip beberapa point yang di sampaikan oleh khalifah dalam tausiyah tersebut diantaranya :

Poin pertama :
“Menjadi mudarris dan mudarrisah merupakan kedudukan yang paling agung di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebab yang diajarkan oleh seorang mudarris dan mudarrisah ini, adalah ilmu Allaah, yang mana nantinya sebagai bekal bagi para penerus pengemban misi kekholifahan ini. Maka dari itu dibutuhkan keihlasan dan selalu mengharap pahala dari Allah dalam mengajar atau mendidik, sebab kalau tidak ikhlas dalam mengajar dan mendidik murid-muridnya rugilah dia, karena setiap perbuatan tergantung dari niat.”

Point kedua
‘Dan yang harus diketahui, pendidikan yang berbasis khilafah ini, adalah tanggungjawab warga Khilafatul Muslimin, bukan hanya tanggungjawab dari wali santri dan para pengurus pondok akan tetapi merupakan tanggungjawab seluruh warga khilafah seluruhnya. Oleh karena itu mari kepada warga khilafah ini berlomba-lomba mendonasikan sebagian dari hartanya, untuk sama-sama mensukseskan pendidikan berbasis khilafah ini dan tentunya karena mengharap Ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Laporan Muhammad Firdaus sumber fb Muhammad Anhar II