PPUI BEKASI ADAKAN SHALAT IDUL FITRI DI AREA MA’HAD

Tidak seperti tahun sebelumnya shalat idul fitri yang biasanya diadakan di lapangan parkir eks Goro Batara Sakti, pada kali ini dialihkan di sekitar lingkungan pondok, karena tempat yang biasa digunakan untuk sholat tersebut sudah beralih fungsi menjadi pengelolaan semen milik sebuah perusahaan. Namun demikian setelah melalui tahap pencarian ke sejumlah tempat akhirnya menjelang H-3 ada warga sekitar yang bersedia lahan kosongnya untuk dijadikan tempat shalat Id tahun ini. Sebut saja Ibu Rini dan Bapak Luki yang dengan suka rela mempersilahkan untuk dipergunakan.

Setelah melalui proses pembersihan dan persiapan segala hal yang menyangkut peralatan sound system dan lain-lain pada Ahad pagi 1 Syawwal 1438 H (25/06/2017) kaum muslimin sekitar Pekayon Jaya di Jl. Kemandoran, Keluarga Besar PPUI Bekasi dan Warga Khilafatul Muslimin Bekasi Raya dengan seizin Allaah bisa melaksanakan shalat Id dengan khusyu, dan yang hadir diperkirakan sebanyak 600 orang. Dengan Imam dan Khathib Ustadz Abdul Aziz, Amir Wilayah Khilafatul Muslimin Priangan.

Shalat id yang dimulai pada 06.30 WIB ini, selain dihadiri oleh warga Khilafatul Muslimin Wilayah Bekasi Raya, ada sejumlah warga masyarakat sekitar yang turut berbaur dengan yang berseragam hijau putih. Momentum seperti hal tersebut dimanfaatkan juga untuk menyampaikan surat nasihat dan himbauan dari Khalifah / Amirul Mu’minin yang dibacakan Oleh Ustadz Suhendar Bin Amar sebelum shalat id dimulai.

Setelah pelaksanaan sholat id selesai dilanjutkan dengan Khutbah Idul Fitri oleh ustadz Abdul Aziz dengan membawakan tema Target yang harus digapai setelah Ramadhan.

Target yang mesti digapai setelah melalui Ramadhan yang pertama adalah taqwa, inilah target yang paling tinggi dari semua target, karena dengan taqwa inilah kita menjadi manusia yang bernilai di sisi Allaah Subhanau Wa Ta’ala. Demikian salah satu materi yang kami kutip dari materi khutbah panjang yang disampaikan.

Para hadirin nampak menyimak dengan khusyu sampai khutbah berakhir, yang kemudian dilanjutkan dengan berkeliling bersalam-salaman satu dengan yang lain.

Laporan: Muhammad Firdaus, PPUI Bekasi