MUDARRIS PPUI ACEH TERIMA PEMBEKALAN DARI WIZARAH TARBIYAH KHILAFATUL MUSLIMIN VIA SMARTPHONE

oleh

Gayo Lues (24/06/1438H). Kegiatan ta’lim rutin Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyyah (PPUI) Aceh dilaksanakan setiap satu bulan satu kali. Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus PPUI dan keluarganya dengan nara sumber tetap Ust. Ahmad Shobirin.

Berbeda dengan ta’lim pada umumnya dimana para mustami’ dapat bertatap muka langsung dengan pemateri pada ta’lim kali ini menggunakan media telephone seluler dengan tidak mengurangi rasa khidmat dalam kegiatan tersebut  Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Ust. Ahmad Shobirin juga memberikan pembinaan langsung terkait dengan kelangsungan proses belajar mengajar dan operasional PPUI. Hal ini dilakukan, mengingat Ust. Ahmad Shobirin merupakan Wazir Tarbiah Wat Ta’lim Pusat Khilafatul Muslimin yang membidangi kegiatan pendidikan di PPUI.

Dalam taushiahnya, Ust. Ahmad Shobirin menjelaskan kembali mengenai pentingnya ketha’atan kepada Ulil Amri  atau pemimpin kita seperti apapun kondisi pemimpin kita tersebut  dengan batasan selama apa yang diperintahkan bukanlah suatu kemaksiatan hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits

عن أنس رضي الله عنهُ قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( اسمعوا واطيعوا، وإن استعمل عليكم عبد حبشي، كان رأسه زبيبة)) رواه البخاري.

Dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dengarlah dan taatilah sekalipun yang memimpin kalian adalah seorang budak habsyi, yang kepalanya seperti kismis” (H.R. Bukhari)

Hal ini merupakan bentuk pengamalan dari pengakuan kita sebagai orang yang beriman yang memiliki konsekuensi “mendengar dan tha’at juga sebagai bentuk persiapan menuju tahapan berikutnya yaitu “Hijrah dan Jihad”.

Lebih lanjut beliau juga menjelaskan bahwasanya keberadaan PPUI merupakan sarana ibadah bagi para pengurus yang terlibat di dalamnya sehingga bagi siapa saja yang bertugas di PPUI diharapkan agar bertugas dengan bersungguh-sungguh sesuai dengan kemampuannya.

Laporan : Abdullah Hasan Mujaddid (AHM)