KUNJUNGAN KHOLIFAH / AMIRUL MU’MININ DI PPUI BIMA

oleh

Khalifah / Amirul Mu’minin Syaikh Abdul Qadir Hasan Baraja’ dalam rangkaian perjalanan safari dakwah ke Indonesia Timur telah tiba di Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah (PPUI) Bima pada 25 Rabi’ul Akhir 1438H. (24/01/2017). Dengan sambutan yang sangat luar biasa dari para pengurus PPUI dan Warga Khilafah di daerah Bima Khalifah berkesempatan memberikan tausiyah dan pengarahan terkait batasan-batasan dan aturan-aturan dalam pengelolaan pondok.

“Khalifah Amirul Mu’minin memberikan pengarahan kepada para pengurus pondok terkait batasan-batasan atau tugas-tugas yang harus dilakukan antara struktural wilayah dengan pengurus pondok, seperti membicarakan tentang, tidak akan adanya PPUI tanpa adanya wilayah. Dan wilayah hanya mengurus urusan kehidupan seperti makan minum perencanaan bangunan tetapi tidak menyangkut pautkan pendidikan di dalamnya. Dan pendidikan tidak harus bersangkut paut dengan struktural.” Tulis koresponden www.ponpesukhuwwahislamiyyah.com Riris Afifah yang disampaikan via pesan Whats app.

Setelah Khalifah selesai memberikan tausiyah dan pengarahkan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dan nampak para hadirin sangat antusias dengan mengajukan beberapa pertanyaan. Salah satunya pertanyaan yang sangat menarik dan ada kaitannya dengan cara mendidik anak pun terlontar, seperti, bagaimana cara kita menyikapi anak-anak yang kurang baik sikapnya, apa harus diiqob (hukum) atau bagaimana ?? Dan Khalifah menjawab dengan bahasa yang sangat bijak.

“Tidak boleh adanya istilah kata hukuman. Kita harus menyikapinya dengan kasih sayang dan memberi pilihan dengan apa yang dapat membuat mereka jera.” Jawabnya singkat namun mengena.

Dengan adanya pengarahan tersebut banyak dari hadirin merasa tercerahkan dan terselesaikan masalah yang selama ini mereka hadapi terutama di dalam ruang lingkup pondok dan seputar  kegiatan pendidikannya.

“Banyak yang belum kami pahami sebelum mendapatkan pengarahan dari beliau kepada kami dan Alhamdulillah dengan hadirnya beliau ditengah-tengah kami memberikan jawaban atas kekeliruan atau permasalahan yang terjadi selama ini.” Tulis Riris Afifah yang merupakan salah satu staf pengajar di PPUI Bima te3rsebut.

Dan di akhir tulisannya Riris Afifah mengungkapkan harapannya terkait masa depan Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah Bima.

“Semoga dengan kedatangan beliau pondok, kami semakin bisa mendidik generasi-generasi yang lebih baik lagi dan selalu istiqomah. Aamiin.”

Laporan Muhammad Firdaus,

Sumber dari pesan Whats app Ukhtina Riris Afifah