MUROBBI PPUI TALIWANG PAMIT, BERPINDAH TUGAS

oleh

“Hidup itu hanya sementara ada kalanya kita bersama dan ada kalanya kita berpisah. Setiap waktu yang kita lewati bersama diwarnai dengan suka dan duka, Canda dan tawa sering menjadi hiasan persahabatan kita.” Itulah  bait ungkapan yang terdapat di status akun facebook PPUI Taliwang. Sabtu 28 Muharram 1438 H (29/10/2016).

Ada suasana haru yang menyelimuti di Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah (PPUI) Taliwang yang terbaca dari ungkapan yang lebih tepatnya disebut puisi tersebut, begitu mengharu biru rasa. Sebuah ungkapan yang mewakili perasaan para pengurus serta para santri di PPUI Taliwang pada acara apel pagi.

Tepat pukul 07:00 WITA seperti biasa pada hari Sabtu para santri dan mudarris sudah berkumpul di halaman Pondok guna mengikuti apel. Tidak seperti biasanya apel pagi kali dirasa berbeda. Karena ini merupakan yang terakhir apel bersama Murobbi PPUI Taliwang ustadz Zainuddin El-Yuro yang akan dipindahtugaskan ke PPUI Margodadi Bandar Lampung.

Sosok Murobbi PPUI Taliwang selama ini dikenal sebagai seorang yang banyak berkorban dalam perjuangan dan banyak yang telah dlakukannya untuk kemajuan di Ppui Taliwang, banyak diantara para pengurus yang merasa kehilangan atas kepergiannya tersebut.

“Kami sebagai pengurus dan santri menjadi saksi atas semua lelah dan jerih payah yang beliau lakukan selama bertugas dan beliau adalah sosok yang peduli, santun, ramah dan pekerja keras untuk memberikan yang terbaik di Ppui Taliwang.” Uangkap salah seorang guru di akun PPUI Taliwang

Pria yang biasa disapa Abu Alia tersebut dikenal juga sebagai sosok yang murah senyum yang selalu menjadi kenangan yang tak terlupakan untuk mewarnai setiap kebersamaan diantara para mudarris dan santri.

Pada kesempatan tersebut murobbi yang telah bertugas di PPUI Taliwang selama 22 bulan itu menyampaikan tausiyah perpisahan dihadapan para santri dan Mudarris yang hadir.

Laporan Muhammad Firdaus, Sumber Akun facebook PPUI Taliwang